Peran infrastruktur sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia memang sangat penting. Kualitas infrastruktur sekolah dapat memengaruhi proses belajar mengajar siswa di dalamnya. Sebuah sekolah dengan infrastruktur yang baik akan memberikan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa dan guru.
Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, “Infrastruktur sekolah yang memadai akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Siswa akan lebih termotivasi untuk belajar dan guru pun dapat memberikan pengajaran dengan lebih baik.”
Namun, masih banyak sekolah di Indonesia yang memiliki infrastruktur yang kurang memadai. Banyak sekolah yang masih kekurangan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas lainnya. Hal ini tentu akan berdampak pada kualitas pendidikan yang diberikan di sekolah tersebut.
Sebagai contoh, pada tahun 2020, data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan bahwa sekitar 30% sekolah di Indonesia masih menggunakan fasilitas jamban yang tidak layak. Hal ini tentu menjadi salah satu hambatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Oleh karena itu, perlu adanya perhatian lebih dari pemerintah dan seluruh stakeholders terkait untuk meningkatkan infrastruktur sekolah di Indonesia. Investasi dalam infrastruktur pendidikan merupakan investasi untuk masa depan bangsa.
Sebagaimana yang dikatakan oleh Prof. Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, “Infrastruktur sekolah yang baik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggung jawab seluruh masyarakat. Kita semua harus berperan aktif dalam memastikan setiap anak di Indonesia mendapatkan pendidikan yang berkualitas.”
Dengan meningkatkan infrastruktur sekolah, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia juga akan semakin meningkat. Siswa akan lebih termotivasi untuk belajar dan mampu bersaing secara global. Mari kita bersama-sama mendukung peran infrastruktur sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.