Sanitasi dasar merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Mengenal konsep sanitasi dasar dan cara menerapkannya merupakan langkah awal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
Menurut Dr. Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, sanitasi dasar adalah upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Hal ini mencakup pembuangan limbah secara benar, penggunaan air bersih, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Salah satu cara menerapkan sanitasi dasar adalah dengan memahami pentingnya mencuci tangan secara teratur. Menurut World Health Organization (WHO), mencuci tangan dengan sabun dapat mencegah penularan berbagai penyakit, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mencuci tangan sebelum dan setelah makan, setelah menggunakan toilet, serta setelah menyentuh benda kotor.
Selain itu, menjaga kebersihan toilet dan tempat pembuangan limbah juga merupakan bagian dari sanitasi dasar. Menurut Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, “sanitasi yang buruk dapat menyebabkan penyakit dan kematian yang tidak perlu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, termasuk toilet dan tempat pembuangan limbah.”
Penting juga untuk memastikan bahwa air yang kita gunakan bersih dan aman untuk dikonsumsi. Menurut United Nations Children’s Fund (UNICEF), sekitar 2,2 miliar orang di dunia tidak memiliki akses ke air bersih. Oleh karena itu, kita perlu berperan aktif dalam menjaga kebersihan sumber air dan menghindari pencemaran air.
Dengan mengenal konsep sanitasi dasar dan menerapkan cara-cara yang tepat, kita dapat menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar. Mari kita bersama-sama berperan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat untuk generasi mendatang.