Dampak kemiskinan terhadap perempuan Indonesia merupakan masalah serius yang masih belum terselesaikan hingga saat ini. Perempuan Indonesia masih menjadi korban utama dari kemiskinan yang terus menghantui negara ini. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan perempuan di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan dengan pria.
Salah satu dampak kemiskinan terhadap perempuan Indonesia adalah sulitnya akses perempuan terhadap pendidikan. Menurut Prof. Arief Anshory Yusuf, seorang ekonom dari Institute for Economic and Social Research (LPEM) FEB UI, “Perempuan miskin di Indonesia seringkali terpaksa putus sekolah karena tidak mampu membayar biaya pendidikan atau harus membantu keluarganya mencari nafkah.” Hal ini tentu akan berdampak pada masa depan perempuan tersebut, karena pendidikan merupakan kunci utama untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.
Selain itu, dampak kemiskinan juga membuat perempuan rentan terhadap kekerasan dan eksploitasi. Menurut data Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih cukup tinggi, terutama di kalangan perempuan miskin. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan perempuan untuk melindungi diri mereka sendiri akibat keterbatasan ekonomi.
Lebih lanjut, dampak kemiskinan terhadap perempuan Indonesia juga terlihat dari akses perempuan terhadap kesehatan yang terbatas. Menurut data Kementerian Kesehatan, angka kematian ibu di Indonesia masih cukup tinggi, terutama di daerah-daerah miskin. Hal ini disebabkan oleh kurangnya akses perempuan terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan biaya yang terlalu mahal.
Untuk mengatasi dampak kemiskinan terhadap perempuan Indonesia, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga swadaya masyarakat. Prof. Arief Anshory Yusuf juga menambahkan, “Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui bantuan program-program pelatihan keterampilan dan akses permodalan dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak kemiskinan terhadap perempuan di Indonesia.”
Dengan kesadaran akan dampak kemiskinan terhadap perempuan Indonesia, diharapkan masyarakat dapat bersama-sama berjuang untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi perempuan Indonesia, sehingga mereka dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, dan perlindungan dari kekerasan.